Kamis, 06 September 2012

POTENSI DAERAH DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BENGKULU SELATAN


Kabupaten Bengkulu Selatan sebagai salah satu kabupaten yang secara administratif termasuk dalam wilayah Provinsi Bengkulu, memiliki berbagai kekayaan sumber daya alam dan berbagai potensi yang sangat potensial untuk dikembangkan.

Kabupaten Bengkulu Selatan berada di sebelah Barat Bukit Barisan dengan luas administrasi lebih kurang 1.186,10 kilometer persegi dan luas wilayah lautan 384 kilometer persegi. Kabupaten Bengkulu Selatan terletak pada 4o – 5o LS dan 102o – 103o BT.
 Secara administratif Kabupaten Bengkulu Selatan berbatasan dengan:
  • Ø Sebelah Utara dengan Kabupaten Seluma
  • Ø Sebelah Timur dengan Provinsi Sumatera Selatan
  • Ø Sebelah Selatan dengan Kabupaten Kaur
  • Ø Sebelah Barat dengan Samudera Indonesia
Berdasarkan topografinya Kabupaten Bengkulu Selatan terletak pada tiga jalur, yaitu;
  1. Jalur Pertama klasifikasi Daerah Dataran Rendah : 0 – 100 meter di atas permukaan laut dengan luas mencapai 50,93 persen.
  2. Jalur Kedua klasifikasi Daerah Berbukit : 100 – 1.000 meter di atas permukaan laut dengan luas mencapai 43 persen
  3. Jalur ketiga terletak di sebelah Utara – Timur sampai ke puncak Bukit Barisan dengan luas mencapai 6,07 persen.
Kabupaten Bengkulu Selatan dalam melaksanakan pembangunan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat berpedoman pada visi yang telah ditetapkan, yaitu:
TERWUJUDNYA KEHIDUPAN MASYARAKAT KABUPATEN BENGKULU SELATAN YANG MAJU, MANDIRI, AMAN, DEMOKRATIS, SEJAHTERA DAN BERMARTABAT
Dalam rangka mendukung keberhasilan pencapaian visi tersebut, ditetapkan misi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan yang tentunya dengan dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan pembangunan, yaitu:
  1. Mewujudkan kualitas hidup masyarakat berasas pembangunan berkelanjutan dan berwawasan linkungan adalah mendorong pembangunan yang menjamin pemerataan yang seluas-luasnya di dukung oleh sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi berwawasan lingkungan guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat secara merata terhadap peningkatan kualitas hidup.
  2. Mewujudkan peningkatan pembangunan infrastruktur sosial dan ekonomi yang berkelanjutan adalah meningkatkan pembangunan yang menjamin pemerataan yang seluas-luasnya di dukung oleh infrastruktur yang maju guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat secara merata terhadap sarana dan prasarana kebutuhan dasar.
  3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, profesional dan tanggung jawab adalah pembangunan yang mengutamakan peningkatan pelayanan administrasi pemerintahan sesuai dengan standar pelayanan minimal untuk mendorong peningkatan kepuasan masyarakat.
  4. Mewujudkan ketentraman dan ketertiban masyarakat adalah mendorong pembangunan memperhatikan keselarasan yang menjamin penciptaan ketentraman dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat sebagai perwujudan kehidupan yang aman dan demokratis.
  5. Mewujudkan masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan yang religius dan menjungjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal adalah mendorong pembangunan yang dilakukan dengan memberikan keleluasaan kepada masyarakat untuk hidup sejahtera dan menjamin pelaksanaan hak yang sama setiap masyarakat.
Jumlah penduduk Kabupaten Bengkulu Selatan berdasarkan hasil estimasi Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pertengahan tahun 2009 berjumlah 142.964 jiwa yang terdiri dari 72.786 laki-laki dan 70.178 perempuan. Laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Bengkulu Selatan tahun 2005 – 2009 adalah 1,19 % dengan kepadatan penduduk rata-rata 121 jiwa per Km2.
Berdasarkan Susenas 2009, sebanyak 63,8 persen penduduk Kabupaten Bengkulu Selatan berada pada usia 10 tahun ke atas yang merupakan angkatan kerja. Pencari kerja yang terdaftar di Subdin Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Bengkulu Selatan tahun 2009 sebanyak 1.339 orang. Sementara yang bekerja masih di dominasi sektor, dengan rincian sebagai berikut:
  • Ø Pertanian 64,4 persen
  • Ø Pertambangan dan penggalian 2,4 persen
  • Ø Industri Pengolahan 1,1 persen
  • Ø Listrik dan Air Minum 0,1 persen
  • Ø Konstruksi 2,5 persen
  • Ø Perdagangan dan Akomodasi 11,7 persen
  • Ø Jasa Angkutan dan Komunikasi 3,9 persen
  • Ø Jasa Keuangan / Persewaan 0,5 persen
  • Ø Jasa Kemasyarakatan 13,3 persen.
Tingkat kemiskinan di Kabupaten Bengkulu Selatan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2009 sebesar 26,37 persen.
POTENSI DAERAH DAN PELUANG INVESTASI
KABUPATEN BENGKULU SELATAN 
PERTANIAN TANAMAN PANGAN
Luas panen bersih tanaman padi di Kabupaten Bengkulu Selatan pada tahun 2009 adalah seluas 16.638 Hektar padi sawah dan 828 Hektar padi ladang. Luas panen tanaman jagung pada tahun 2009 tercatat seluas 3.440 Hektar dengan produksi 15.835 ton jagung pipilan kering, kedelai seluas 143 hektar dengan produksi 48 ton biji kering, kacang tanah seluas 372 hektar dengan produksi 676 ton biji kering, kacang hijau seluas 105 hektar dengan produksi 309 ton biji kering.
Luas lahan sawah menurut jenisnya di Bengkulu Selatan, sebagai berikut:
  • Ø Sawah Irigasi Teknis 3.917 hektar
  • Ø Sawah Irigasi Setengah Teknis 1.432 hektar
  • Ø Sawah Irigasi Sederhana 1.363 hektar
  • Ø Sawah Irigasi Desa 1.472 hektar
  • Ø Sawah Tadah Hujan 2.526 hektar
  • Ø Sawah Pasang Surut 14 hektar
PERKEBUNAN

Kabupaten Bengkulu Selatan memiliki potensi yang sangat besar terutama dalam bidang Perkebunan. Hal ini ditandai dengan luasnya tanaman perkebunan yang merata di seluruh kecamatan, dengan komoditi utama antara lain:
  1. Kelapa sawit 11.834 hektar dengan produksi 97.952,9 ton,
  2. Kopi 3,055 hektar dengan produksi 1.830 ton,
  3. Karet 4.119 hektar dengan produksi 4.486,12 ton,
  4. Coklat 1.437 hektar dengan produksi 600 ton,
  5. Kelapa 875 hektar dengan produksi 1.313 ton.
Mengingat tingginya hasil produksi perkebunan yang membutuhkan pengolahan yang lebih maksimal, sedangkan disisi lain masih luasnya lahan perkebunan yang belum dikelola secara optimal, maka memberikan peluang yang lebih besar kepada para investor baik investor dari dalam negeri maupun investor dari luar negeri untuk bisa berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan Kabupaten Bengkulu Selatan.
Peluang investasi yang kami tawarkan kepada para investor diantaranya pembangunan Pabrik (CPO) yang akan memberikan keuntungan besar serta secara langsung dapat memberi efek positif pada peningkatan nilai tambah hasil perkebunan masyarakat. Selain itu, peluang yang juga bisa dioptimalkan adalah investasi untuk pengelolaan hasil perkebunan lainnya yaitu dengan pembangunan pabrik pengolahan bahan mentah dari karet.
PERIKANAN
Produksi perikanan laut pada tahun 2009 di Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun lalu yaitu 1.800 ton dengan nilai 34,2 milyar rupiah, sedangkan untuk perikanan darat produksinya juga meningkat menjadi 963,39 ton dengan nilai 17,341 milyar rupiah.
Potensi bidang kelautan yang dimiliki oleh Kabupaten Bengkulu Selatan seperti Lobster, Kepiting, Tuna, Sirip Hiu, maupun jenis ikan laut kualitas ekspor lainnya. Sedangkan di Bidang Budidaya Perikanan Darat, potensi yang dikembangkan yaitu Budidaya Air Payau (Tambah Udang), dan Budidaya Air Tawar (Kolam Air Deras, Jaring Apung, Kerambah Apung dan Mina Padi).
Beberapa hal yang menjadi perhatian ke depan yaitu masalah permodalan, pembuatan dermaga perikanan nelayan, kemitraan antara nelayan besar dan kecil, budidaya sumber daya laut (rumput laut, kerang dan udang). Sedangkan perikanan air tawar yaitu pembangunan pembuatan pabrik pakan, dan hasil pengolahan ikan yang belum dimiliki sampai saat ini, seperti diantaranya pembangunan infrastruktur bagi pengadaan bibit ikan unggulan.
PERTAMBANGAN
Bidang Pertambangan, Bengkulu Selatan memiliki potensi bahan galian yaitu Bahan Galian Golongan A, Galian B dan Bahan Galian C.Bahan Galian A yang dimiliki Bengkulu Selatan adalah minyak dan Gas Bumi. Untuk Bahan Galian B yang dimiliki Bengkulu Selatan adalah Emas Primer, Mineral Sulfida, Timbal dan Seng, Batu Bara, Marmer dan Biji Besi. Bahan Galian Golongan C seperti Batu Pasir, Koral, dan Batu Kali. Bahan tersebut sampai saat ini dikelola oleh beberapa perusahaan. Namun bahan galian seperti Granit, Fosfat dan Bentonit yang tersebar di beberapa kecamatan belum disentuh, sehingga peluang pada usaha Galian Golongan C ini cukup terbuka.
BIDANG ENERGI
Di Bengkulu Selatan sampai saat ini, jumlah pelanggan listrik yang terlayani baru mencapai 47,9 % dari total kebutuhan masyarakat yaitu sebesar 29.000 pelanggan. Dengan demikian dapat diartikan lebih dari separuh masyarakat Bengkulu Selatan masih menggunakan lampu kaleng. Keadaan ini tentunya tidak terlepas dari terbatasnya pasokan PLN yang masih menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), yang mana kapasitas terpasangnya baru mencapai 9.107 Kwh. Namun daya yang mampu dihasilkan hanya 2.100 Kwh, sementara beban puncak bisa mencapai 5.400 Kwh. Dari angka tersebut dapat disimpulkan bahwa daya mampu kelistrikan di Bengkulu Selatan belum mencapai separuh dari kebutuhan pelanggan yang ada sekarang.
Sebagai gambaran, dapat dijelaskan bahwa Bengkulu Selatan memiliki sumber tenaga air yang cukup menjanjikan, karena ada banyak sungai besar antara lain; Sungai Air Manna, Sungai Air Bengkenang, Sungai Air Kedurang, Sungai Air Nelengau, Sungai Air Nipis, Sungai Air Pino dan Sungai Air Simpur. Bahkan sampai saat ini, seperti Sungai Air Bengkenang yang cukup besar debit airnya tapi tidak bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat.
Oleh karena itu, peluang di bidang ini juga cukup besar baik bagi investor luar maupun investor dalam negeri, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Micro Hydro yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya di pedesaan yang belum terlayani listrik.
Beberapa gambaran berkenaan dengan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bengkulu Selatan BENGKULU SELATAN MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Pembangunan Kabupaten Bengkulu Selatan dalam jangka pendek maupun jangka menengah masih akan bertumpu kepada sektor pertanian, karena pada kenyataannya sektor pertanian masih memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB Kabupaten Bengkulu Selatan yaitu 33,83 %, berdasarkan Harga Berlaku menurut Lapangan Usaha 2007-2008 dengan nilai sebesar 339,895 Milliar. Namun demikian terdapat juga perkembangan pada sektor-sektor lain diantaranya sektor perdagangan yang mencapai nilai sebesar 24,39 persen. Selain itu pada sektor jasa juga menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan yang sudah mencapai nilai 22,89 persen. Sementara sektor industri pengolahan masih sangat kecil yaitu 1,36%.
Dari data yang telah dipaparkan diatas memberikan gambaran yang penting bahwa ke depan rencana pembagunan baik jangka menengah maupun jangka panjang serta kebijakan pembangunan diarahkan pada pengembangan sektor jasa, sektor perdagangan dan industri pengolahan, termasuk listrik, gas dan air bersih. Bidang ini sangat potensial karena Bengkulu Selatan memiliki sumber-sumber daya alam yang cukup memadai.
Sumber : bengkuluselatankab.go.id/