Kamis, 16 Januari 2014

PENGGUNAAN PUPUK HAYATI BIO SUPERTAN PADA TANAMAN KELAPA SAWIT

PENGGUNAAN PUPUK HAYATI BIO SUPERTAN PADA TANAMAN KELAPA SAWIT
• PERSIAPAN PENYIRAMAN/PENYEMPROTAN
- Siapkan tempatnya seperti ember atau tank semprot, usahakan tank semprot dalam kondisi bersih.
- Apabila tank semprot bekas dipakai menyemprot dengan pestisida, usahakan dibersihkan terlebih dahulu
- Siapkan air yang alami seperti air sumur atau air sungai yang tidak tercemar bahan kimia
- Isi ember/tank dengan air
- Volume ember sekitar 8 liter air maka dibutuhkan 8 tutup bio
- Volume tank sekitar 14 liter air maka dibutuhkan 14 tutup bio
- Diamkan larutan bio + air selama 5 menit, baru kemudian bisa dipakai
- Bersihkan rumput yang ada di sekitar pangkal batang dengan menggunakan sengkuit, usahakan jangan diracun
- Rumput yang dibersihkan berkisar 1 meter dari pangkal batang
• PELAKSANAAN PENYIRAMAN + PEMUPUKAN a. Penerapan I
- Siramkan larutan bio + air di tanah di sekitar pangkal batang yang sudah dibersihkan
- Bila menggunakan ember, penyiraman berkisar 2-3 gayung ( 1 gayung = 1 liter)
- Bila menggunakan tank semprot, cukup satu kali semprot mengelilingi batang pohon sawit ( prinsipnya tanah sekitar batang tadi sampai basah terkena semprotan bio)
- Selang 5 – 7 hari, taburkan pupuk anorganik.
- Bila menggunakan Urea dan NPK, dosisnya adalah : 0,5 kg Urea + 1,5 kg NPK untuk 1 batang sawit
b. Penerapan II
Ulangi penerapan I setiap 3 bulan sekali dengan perbandingan : 1 tutup bio + 2 liter air dengan dosis pupuk anorganik sama
 Catatan :
- Biosupertan sebagai pupuk hayati (biofertilizer) berfungsi menambat unsur N dari udara dan melarutkan unsur P (pospat) dan unsur K (kalium) yang ada di dalam tanah.
- Unsur N sangat dibutuhkan oleh daun, unsur P dibutuhkan batang dan unsur K dibutuhkan buah
- Bila ada penambahan unsur NPK melalui pupuk anorganik (Urea + NPK), maka unsur itu akan terserap secara sempurna, tidak tercuci air hujan atau menguap terkena terik matahari
- Biosupertan sebagai biodekomposer (pembuat kompos) mampu membuat bahan-bahan organik yang ada di kebun seperti pelepah, janjangan kosong (JJK) kelapa sawit dan kotoran sapi menjadi pupuk organik (kompos)
- Biosupertan mampu membuat bahan-bahan organik itu menjadi kompos dalam ruangan terbuka, tanpa ditutup, karena mengandung mikroba aerob yaitu mikroba yang memerlukan udara untuk kelangsungan hidupnya.
- Cara membuat komposnya yakni dengan menyiram/menyemprot langsung pada tumpukan pelepah sawit, janjangan atau kotoran sapi yang kita temui waktu kita melakukan penyiraman/penyemprotan
- Kompos yang sudah jadi akan terserap secara langsung oleh akar-akar kelapa sawit yang panjangnya mencapai 8 meter, jadi kompos itu tidak perlu dipendamkan/ ditaburkan di sekitar pangkal batang.
• Kebutuhan biosupertan untuk memupuk kelapa sawit dalam 1 ha (240 batang) : Larutan bio + air = 240 batang @ 3 liter =720 liter : 2 = 360 liter = 4 botol
“Selamat Mencoba”

TATA CARA PENGGUNAAN PUPUK HAYATI BIO SUPERTAN PADA TANAMAN PADI

1. PERSEMAIAN BENIH :
- Di dalam 1 Ha (10.000 m2) sawah dibutuhkan kurang lebih 20 kg benih padi
- Umumnya untuk perkecambahan, benih padi direndam selama 2 x 24 jam (2 hari), tetapi dengan menggunakan biosupertan, berkecambahan bisa dipercepat menjadi 2 jam. Caranya :
 Sediakan tempat (baskom plastik/ember) dan air sumur/air sungai, jangan air PDAM karena mengandung kaporit dan usahakan bebas dari bahan-bahan kimia. Masukkan air ke dalam baskom plastik/ember, lalu tuangkan biosupertan melalui tutupnya dengan perbandingan : 1 tutup biosupertan + 2 liter air (asumsi : bila untuk merendam benih 20 kg dibutuhkan air sekitar 12 liter air, maka bio yang digunakan 6 tutup). Sebelum benih dimasukkan ke dalam ember, maka campuran bio + air tersebut didiamkan terlebih dahulu selama 10 menit, tujuannya agar mikroba yang ada di dalam botol bio itu bisa aktif bergerak setelah lama “tertidur”, baru masukkan benih padi.
- Diamkan benih padi terendam dalam larutan bio + air selama 1 sampai 2 jam
- Angkat benih, tiriskan dan diperam sampai tumbuh kecambah kecil-kecil
- Siapkan lahan persemaian, ukuran 100 m persegi untuk 20 kg benih
- Lahan persemaian perlu diolah terlebih dahulu, caranya dengan menyiramkan/menyemprotkan larutan bio + air (dengan perbandingan 1 tutup bio + 1 liter air) ke tanah persemaian. (Baik juga bila menaburkan terlebih dahulu sedikit bahan-bahan organik, lalu disiram/disemprot dengan larutan bio + air tersebut).
- Setelah lahan persemaian diolah, benih padi disemaikan/ditebarkan.
 Kebutuhan untuk mengolah lahan persemaian ukuran 100 m2 = 1 tank air = 14 tutup bio (Penerapan I).
2. PENGOLAHAN TANAH UNTUK TANAM
- Bersihkan rumput dan jerami di lahan dengan cara dipotong, usahakan jangan diracun menggunakan pestisida. Tumpukan rumput dan jerami dalam kondisi basah disemprot dengan larutan bio + air dengan perbandingan ( 1 tutup + 1 liter air). Kemudian tumpukan jerami itu dibalik dengan menggunakan bajak/traktor
- Setelah jerami ada di bawah, tanah di atasnya disemprot lagi dengan larutan bio + air dengan perbandingan 1 tutup + 1 liter air.
- Dalam pengolahan ini, usahakan ketinggian air hanya 2 – 3 cm dan batas lahan ditutup supaya air tidak mengalir ke lahan lain.
- Diamkan selama 3 – 5 hari, baru ditanam bibit padi.
- Buang air yang menggenang selama 3 – 5 hari itu secara perlahan-lahan, dengan cara melobangi tanah batas lahan sebesar jari telunjuk supaya air bisa mengalir dan air yang menggenang bisa surut
 Kebutuhan biosupertan dalam pengolahan lahan sebelum tanam dalam 1 Ha berkisar 4 botol (Penerapan II).
3. PELAKSANAAN TANAM - Bibit dipindahkan pada saat umur 20-25 hari
- Cirinya : berdaun 5-6 helai, tinggi 22-25 cm, batang bawah besar dan keras
- Bibit dicabut, usahakan bagian akarnya terbawa semua dan tidak rusak
- Bibit diikat sebelum ditanam, usahakan akar tetap terendam
- Bibit ditanam dalam 1 lubang ada 2-3 bibit, kedalaman 2 cm
- Jarak tanam 25 x 25 cm
4. PEMUPUKAN
- Pada dasarnya pupuk hayati bukan pupuk dalam pengertian konvensional (anorganik), sehingga aplikasinya tidak dapat menggantikan seluruh hara yang dibutuhkan tanaman. Aplikasi pupuk hayati ke dalam tanah, dapat meningkatkan aktivitas mikroba di dalam tanah, sehingga ketersediaan hara berlangsung optimum dan dosis pupuk konvensional (anorganik) dapat dikurangi.
- Penggunaan dosis pupuk anorganik untuk lahan 1 Ha (setelah lahan disemprot dengan pupuk hayati biosupertan) : Urea 100 kg, SP 36 sebanyak 100 kg dan KCl 50 kg, atau menggunakan Urea 50 kg dan NPK 200 kg.
- Pemupukan dilakukan 2 kali dalam 1 kali produksi (tanam padi)
• Cara Pemupukannya :
- Lakukan penyemprotan pada lahan pada saat benih padi berumur 15 hari setelah tanam dengan perbandingan 1 tutup bio + 1 liter air (kebutuhan pupuk hayati bio = 2 botol) (Penerapan III)
- Selang 3 sampai 7 hari lakukan pemupukan (anorganik) dengan dosis 1/3 dari kebutuhan pupuk keseluruhan, yakni Urea 35 kg, SP 35 kg dan KCl 15 kg (Tahap I)
- Lakukan penyemprotan ulang pada saat benih padi berumur 40 hari setelah tanam dengan perbandingan 1 tutup bio + 1 liter air (kebutuhan pupuk hayati bio = 2 botol) (Penerapan IV)
- Selang 3 sampai 7 hari lakukan pemupukan (anorganik) dengan dosis 2/3 dari kebutuhan pupuk keseluruhan, yakni Urea 65 kg, SP 65 Kg dan KCl 35 kg (Tahap II) • Sambil menunggu masa panen sekitar 90 hari sejak tanam, maka perlu diperhatikan hama tanaman padi.
 Total kebutuhan pupuk hayati biosupertan untuk budidaya tanaman padi dalam 1 Ha sekitar 8 botol.
 Penyemprotan dengan biosupertan sebaiknya dilakukan sebelum pukul 10.00 agar air di dalam lahan tidak terlalu panas terkena terik matahari.

Rabu, 15 Januari 2014

Bio Supertan Pupuk Hayati Cair ( Biofertilizer )

“Bio Supertan” adalah pupuk hayati cair (biofertilizer) yang berfungsi sebagai penghancur dan pengurai bahan-bahan organik, menjadi unsur hara tersedia di dalam yang siap untuk dikonsumsi oleh tanaman. “Bio Supertan” dikembangkan dengan bio teknologi terapan,memankfaatkan berbagai jenis mikro organisme alami (indigenous), yang bersifat menguntungkan (inoculants),serta teknologi pengayaan nutrisi (enrichment),sehingga dapat bermanfaat bagi peningkatan kesuburan tanah dan peningkatan produktivitas tanaman secara berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“ Bio Supertan” adalah Pupuk Hayati Cair yang telah Lolos Uji Mutu dan Efektifitas dari Balai Penelitian Tanah,Balai Besar Litbang Sumberdaya Pertanian,Badan Penelitian dan Pengembangan Pertaninan Departement Pertanian,dengan kesimpulan : Memiliki kemampuan optimal meningkatkan pertumbuhan tanaman caisin hingga 75% Dan selain itu,juga telah mendapat Surat Izin Edar dari Menteri Pertanian Republik Indonesia,tanggal 9 Agustus 2011 dengan nomor SIE :L939/HAYATI/DEPTAN-PPVTPP/VII/2011.Dengan demikian Bio Supertan Legal diedarkan kepada seluruh konsumen.
“ Bio Supertan” adalah pupuk majemuk hayati cair,yang banykan mengandung mikroba bermanfaat pertumbuhan tanamn,sehingga Bio Supertan ditempatkan dalam kelompok inocilant multiguna untuk segala jenis tanaman,yang menjanjikan keberhasilan untuk:
- Pembenah tanah (soil ameliorant),yang dapat memperbaiki sifat-sifat fisik,kimia dan biologis pada tanah
- Meningkatkan ketersediaan hara dalam tanah,yang siap dikonsumsi oleh tanaman.
- Memacu pertumbuhan tanaman bakteri pemacu tanaman (plant growth promoting rhizobacteria =PGPR) yang berperan ganda sebagai penambah N¬2,penghasil hormone tumbuh,penetralisir penyakit tanaman terbawah tanah,pelarut P dan hara lainnya,dan meningkatkan toleransi tanaman terhadap kekeringan serta menstabilkan agregat tanah.
- Menjaga lingkungan biotic tanah dengan mendorong tumbuhnya makrofauna penyanggah kesuburan tanah (seperti jenis-jenis cacing tanah).
- Mewujudkan system pertanian berkeseimbangan dan ramah lingkungan (Bio Supertan tidak meninggalkan residu kimiawi anorganik).
- Menurunkan biaya,meningkatkan hasil.(membeli 1 liter “BS”,setelah dicampur dengan air=memiliki 100 liter pupuk cair yang siap diaplikasi)
Kesimpulannya : “Bio Supertan” menghemat dan menurunkan biaya,meningkatkan hasil,memelihara kesuburan tanah dan menuju pertanian berkeseimbangan serta berkelanjutan.
“Pupuk Hayati Cair Bio Supertam”
Menjalin Kemitraan Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Bersama
Harga untuk wilayah Prop Bengkulu Rp 110.000,- untuk penjelasan lebih lanjut silahkan hubungi Radio Mitra Fm

Jumat, 03 Januari 2014

Undang Undang Desa disahkan, dana sebesar Rp 104,6 triliun dikucurkan

INFO UNTUK MASYARAKAT BENGKULU SELATAN
Anggota Komisi II DPR Budiman Sudjatmiko mengatakan, UU Desa yang disahkan oleh DPR merupakan sebuah UU yang sangat mementingkan kepentingan rakyat. Dalam pasal 72 UU Desa dijelaskan, 10 persen dari transfer daerah menurut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dialokasikan kepada perangkat desa.
"Dalam pasal 72 ayat 2 UU Desa dijelaskan bahwa pembangunan desa akan didanai langsung oleh pusat. Di mana diatur dalam penjelasannya, 10 persen dari dan transfer daerah menurut APBN untuk perangkat desa sebesar Rp 59,2 triliun untuk 72 ribu desa se-Indonesia," katanya di gedung parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/12).
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan selain dari APBN, alokasi dana untuk seluruh desa juga akan diambil 10 persen dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Selain APBN, alokasi dana desa juga diambil dari APBD sebesar 10 persen. Dengan total Rp 45,4 triliun. Jadi jika ditambah, Rp 104,6 triliun akan dialokasikan untuk pembangunan desa," pungkasnya.
Sumber : Merdeka.com

BPJS Jamin Rakyat Kurang Mampu Dapat Berobat Secara Gratis

INFO UNTUK MASYARAKAT BENGKULU SELATAN
Dalam rangka melaksanakan amanah Undang Undang Nomor 24 Tahun 2011 mengenai sistem jaminan sosial nasional, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Selasa (31/12) meresmikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan), serta peluncuran program Jaminan Kesehatan Nasional di Istana Bogor, Jawa Barat.
"Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2014, pada tahap awal, kita berikan pelayanan kesehatan kepada 121 juta peserta atau setara dengan 48% jumlah penduduk Indonesia. Ini merupakan lompatan besar yang dilakukan negara kita sejak Indonesia merdeka. Dengan cakupan pelayanan sebesar itu program ini tidak oleh akan tertandingi lembaga asuransi mana pun" demikian pernyataan Presiden SBY.
Jumlah tersebut merupakan sebuah lompatan besar bagi bangsa Indonesia dalam hal jaminan sosial bagi masyarakatnya. Bahkan pada tahun 2019 yang akan datang, ditargetkan jumlah tersebut akan bertambah secara signifikan mengingat kepersetaan penduduk dalam sistem jaminan sosial nasional akan mencakup seluruh rakyat Indonesia.
Presiden SBY juga mengatakan bahwa jumlah kepesertaan tersebut akan jauh melampaui jumlah kepesertaan dari lembaga asuransi manapun sehingga diharapkan, selain besar dari segi jumlah peserta, sistem jaminan sosial di Indonesia juga dapat menjadi role model dari best practice dalam hal sistem jaminan sosial yang disediakan oleh negara bagi warganya. (Dukjak/RYU-Humas/DAR)
Sumber : Setneg