Senin, 13 Oktober 2014

Yevri Sudianto Sah Menjadi Ketua DPRD Bengkulu Selatan

Mitra fm Bengkulu Selatan – Yevri Sudianto resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Selatan. Mulai Hari Senin (13/10/2014) Yevri Sudianto sah menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan periode 2014 - 2019.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Ketua DPRD Bengkulu Selatan itu juga bersamaan dengan pelantikan dan pengambilan Sumpah jabatan kedua unsur Pimpinan lain yaitu Wakil Ketua 1 Susman Hadi dan Waka 2 Yunadi .
Ketiga unsur pimpinan DPRD BS itu dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Pjs Kepala Pengadilan Negeri ( PN ) Manna Dahlia Panjaitan.
Acara pelantikan dan pembacaan sumpah jabatan Pimpinan DPRD BS ini di hadiri FKPD diantaranya Bupati Reskan Efendi E Awaludin, Wabup Rohidin Mersyah, juga hadir Kapolres BS AKBP Abdul Muis Sik yang diwakili Waka Polres BS Kompol Burhanuddin, Dandim 0408 BS Rio Hendrawan Alin Putra serta Kajari Manna Hermawan Raswali di wakili Kasi Pidsus Zondrafia. Serta seluruh Kepala Dinas di Lingkungan Pemda Bengkulu Selatan,
Acara Pelantikan Pimpinan DPRD BS berlangsung hikmat dan tertib.(Tango)

Sabtu, 11 Oktober 2014

Nelayan Pasar Bawah Manna Bengkulu Selatan Tangkap Ikan Hiu Raksasa

Mitra FM Bengkulu Selatan – Nelayan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna Kabupaten Bengkulu Selatan tangkap Ikan Hiu Raksasa. Ikan hiu jenis Markoba dengan berat 1 ton, panjang sekitar 4 meter dan lebar 1,5 meter ini terkena pancing Riwai / Rawai ( Bottom Long Line ) nelayan Heri (24 th ), Mila (24) dan wiwin (26 th ).
Kami berangkat dari TPI Pasar Bawah sekitar pukul 6.00 Wib Jum’at (10/10/2014) tadi pagi, sampai di lokasi langsung mengurai tiga panncing riwai di perairan Kedurang kabupaten Bengkulu Selatan . Sekitar pukul 10.00 Wib Saat mengurai pancing riwai yang ketiga hiu itu langsung menyambar umpan pancing yang terpasang. Saking kencangnya tarikan ikan hiu itu sehingga perahu tempel ikut diseret ikan hiu raksasa tersebut ke tengah lautan,ujar Heri.
Lanjut Heri yang didampingi temannya Wiwin, karena menghalau ikan hiu raksasa itu,kedua pancing yang masih terpasang tidak sempat lagi mengangkatnya. “Setelah sekitar 6 jam kami menghalau ikan hiu raksasa itu barulah ikan tersebut lumpuh dan kehabisan tenaga. Untunglah ikan hiu ini masih hidup sehingga mempermudahkan kami menyeretnya pulang ke tempat Tempat Pendaratan Ikan Pasar Bawah, tiba di TPI Pasar bawah sekitar pukul 5.30 Wib tadi,” ungkap Heri.
Di lain pihak Andri teman se profesi dengan Heri, dia mengatakan selama ini belum pernah Nelayan di Pasar Bawah menangkap ikan hiu sebesar ini, paling – paling selama ini yang di peroleh nelayan sini beratnya sekitar 300 kg. Kalau hiu markoba yang di tangkap heri dan kedua temannya itu ada 1 ton beratnya, kata Andri.
Mitra Fm Melaporkan dari Tempat Pendaratan Ikan Pasar Bawah, setelah ikan hiu raksasa itu di bedah perutnya tampak ikan tersebut sedang beranak pinak. Setelah di hitung anaknya mencapai 40 ekor. Di perkirakan harga ikan hiu tersebut mencapai puluhan juta rupiah ( Tango )

Jumat, 10 Oktober 2014

Pelebaran Jalan Sekunyit – Palak Sarak Mulai Di Kerjakan

Mitra fm Bengkulu Selatan – Pekerjaan pelebaran badan Jalan Raya Padang Panjang Sekunyit – Palak Sarak mulai di kerjakan. Saat ini terlihat aktivitas tiga unit alat berat mulai membersihkan pohon kayu yang di anggap mengganggu dalam pekerjaan pelebaran jalan tersebut.
Informasi di peroleh radio Mitra fm, awalnya rencana pekerjaan pelebaran badan jalan raya padang panjang Sekunyit hingga palak sarak sepanjang 3 km itu, dengan penambahan lebar badan jalan sekitar 7 meter tersebut banyak menuai protes dan di tentang kalangan politisi dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Bengkulu Selatan.
Namun akhirnya dalam pembahasan anggaran oleh pihak legeslatif dalam hal ini DPRD BS. Usulan pemerintah daerah untuk pembangunan pelebaran badan jalan itu melalui dinas teknis pekerjaan umum (PU) kabupaten Bengkulu Selatan. Akhirnya anggaran untuk pelebaran jalan tersebut di sahkan dan di anggarkan sebesar Rp 4,39 Miliar oleh tim Panggar DPRD Bengkulu Selatan.
Bupati Bengkulu Selatan H. Reskan Ependi Awaluddin, dikonfirmasi menjelaskan, saat ini pekerjaan pelebaran badan jalan raya padang panjang itu sudah di mulai. Itu kita lakukan semuanya untuk kepentingan daerah dan masyarakat, kata Bupati.
Lanjut Reskan, selain menjaga keamanan dalam berlalulintas juga untuk meperindah kota. “Kita tidak boleh ketinggalan dengan kota – kota lainnya. Jangan sampai nantinya Kota Manna ini betul – betul menjadi kota kenangan saja. Makanya Kota Manna ini harus di inovasi dan penuh perubahan, demikian Reskan.(tango)

Senin, 06 Oktober 2014

Kemenpera Bongkar 422 Rumah Warga DI Kecamatan Pino Raya Dan Kecamatan Pino Masat Kab. Bengkulu Selatan

Mitra FM Bengkulu Selatan – Sebanyak 422 rumah warga di Bengkulu Selatan mendapat bantuan pada program bedah rumah dari kementerian perumahann rakyat (Kemenpera). Bantuan ini merupakan program stimulant perumahan swadaya, setiap KK nya yang sudah terdaftar mendapat bantuan dari kemenpera berupa uang sebesar Rp 7,5 juta lansung di transfer kerekening masing – masing penerima.
Kepala Bapeda BS Iksan Wardani Wajis, dikonfirmasi menjelaskan, “bahwa dalam pelaksnaannya di bagi dua tahap. Tahap pertama sebanyak 181 unit rumah sudah berjalan, yang pekerjaannya di mulai pada bulan juli 2014 kemaren. Untuk tahap kedua, 241 unit rumah yang akan di bedah, saat ini masih dalam tahap proses dan sebentar lagi akan di laksanakan,” jelas Iksan.
Sebanyak 422 unit rumah yang di bedah tersebut di fokuskan di dua kecamatan yaitu kecamatan Pino Raya dan kecamatan Pino Masat. Sebanyak 181 rumah tahap pertama yang sudah di kerjakan, yakni untuk kecamatan Pino Raya yang mendapat program tersebut antara lain, Desa Nanjungan 3 unit rumah, desa Talang Padang 14 unit, Pasar pino 26 unit. Sementara untuk kecamatan Pino Masat, yakni desa Anggut 11 unit, air umban 31 unit dan desa Ganjuh 66 unit rumah.
“Untuk 241 unit rumah lagi masuk dalam pekerjaan tahap ke dua, lanjut Iksan Wajis. Di kecamatan Pino Raya yaitu desa Telaga dalam 83 rumah, Padang Beriang 46 rumah dan desa Cinto mandi 52 unit rumah. Kecamatan Pino Masat, desa Puding 35 unit dan desa oenganggiran 25 unit rumah yang akan di bedah,” terang Iksan.
Di tambahkan Iksan Wajis, untuk pekerjaannya nanti akan di laksanakan secara swadaya. Masing – masing warga penerima akan menerima uang sebesar Rp 7,5 juta yang akan langsung di transfer ke rekening. Uang tersebut akan di belanjakan material bangunan seperti, batu bata, semen, seng dan yang lainnya sesuai kebuthan masing – masing, demikian Iksan Wajis.(tango)