Kamis, 07 April 2016

Membangun Bengkulu Sebagai Poros Maritim Indonesia



Posisi geografis Bengkulu yang berada di pesisir barat Pulau Sumatera dengan panjang pantai 525 kilometer, menjadi modal strategis  untuk membangun industri maritim di wilayah ini



Potensi Maritim  di Propinsi Bengkulu mulai dari ujung utara sampai ujung selatan  yaitu di Kab Muko Muko  di Pasar Bantal , Pasar Ipuh  Kabupaten Bengkulu Utara di Palik Lais ,Bengkulu Tengah Pondok Kelapa , di Kotamadya Bengkulu di Pasar Bengkulu , Pondok Besi , Malabro, Teluk Sepang , Pulai Bai , Kab Seluma , Pasar Tais , Pasar Talo, Muara Maras , Kabupaten Bengkulu Selatan , Pasar Pino , Pasar Bawah , Kedurang Ilir , Kabupaten Kaur , Sulau wangi – Beriang Tinggi , Mentiring , Padang Baru , Sekunyit , Pasar Lama , ( Bandar Bintuhan ), Linau , Merpas , daerah diatas di dominasi oleh nelayan tradisional dengan tonase kapal dibawah 2 ton ,kecuali daerah Pulai Bai yang rata rata kapal yang dipakai sudah mencapai 5 tonase s/d 50 tonase , kalau perahu yang dipakai nelayan tradisional kalau mesinnya memakai diesel 4 takt masih mending tapi bagi nelayan tradisional yang memakai mesin Outboard 2 Takt dengan bahan bakar bensin campur oli ini yang sangat memberatkan karena biaya operasional motor bensin 2 takt sangat boros dibanding diesel 4 takt , kenapa nelayan masih pakai mesin bensin ( outboard ) 2 takt ?, tidak lain karena wilayah pantai tersebut ombaknya besar karena tidak ada pelabuhan/pemecah gelombang/break water  jadi kelebihan motor bensin 2 takt kecepatannya tinggi dibanding diesel 4 takt  untuk menghidari gelombang  motor bensin Outboard sangat lincah  , disini peran pemerintah pusat melalui wakilnya di daerah yaitu Pemerintah Propinsi Bengkulu untuk segera membantu pemerintah kabupaten kota yang belum ada pelabuhan perikanan yang dilengkapi pemecah gelombang (break water ) untuk berlabuh  kapal perikanan  paling tidak mencapai 50 tonase atau setara kedalaman pelabuhan 3 meter pada saat air laut  surut , tugas pemerintah kabupaten membuat Studi kelayakan / FS / Amdal/UKL-UPL /, DED,Pembebasan Lahan ,dan dana pendampingan biasanya 10 persen dari pagu proyek , sedangkan pemerintah propinsi menyalurkan dana dari pemerintah pusat untuk pembangunan pelabuhan tersebut , dari sinilah akan bergaung Bengkulu sebagai Poros Maritim Indonesia , karena tanpa infra struktur pelabuhan mustahil akan tercapainya program tersebut .



                                                Foto Siswa/ Siswi SPP-SUPM Negeri Tegal 

Disamping infra Struktur Sumber Daya Manusia juga tidak lepas pentingnya untuk mendukung Bengkulu Sebagai Poros Maritim Indonesia , dirikan sekolah kemaritiman mulai tingkat SLTA, Akademi, dan kembangkan di Fakultas baik perguruan tinggi swasta maupun Negeri , seperti di Tegal Jateng ada SPP – SUPM yaitu sekolah Usaha Perikanan Menengah  terbesar di Asia Tenggara , dan daerah lain seperti sidoarjo , Aceh , Lampung , Kalbar, Bitung dan Sorong ,Bogor, berbagai jurusan seperti  Mualim Perikanan Laut,Ahli Mesin Kapal Perikanan Laut , Pengolahan Mutu Hasil Perikanan,Budidaya , dan seperti di Jakarta dulu namanya AUP sekarang STIP dengan jurusan yang Sama seperti SPP-SUPM , serta sekolah sekolah lain yang arah pendidikannya mengarah kemaritiman dan Balai Ketrampilan Nelayan
                                                  Foto Penulis Menggali Potensi Ikan Hiu Kucing Th 1986

                                                   
 Potensi Kemaritiman di Propinsi Bengkulu kalau dikelola dengan baik sangat menjanjikan karena kita berhadapan langsung dengan Samudera Hindia , ingat Zona Ekonomi Eksklusif ( ZEE )  200 Mil di wilayah ini berbagai macam kapal yang datang dari daerah lain dengan alat long line untuk menangkap Yellow Fin Tuna , Blue Fin Tuna, Black Marlin , serta ikan ikan lainnya yang nilai ekonomis tinggi , apakah kita akan jadi penonton saja ? belum yang di laut dangkal dan payau ada Hiu Kucing ikan dengan kandungan omega 3 yang paling banyak setelah ikan Salmon dan potensi udang karang/ Lobster Prop Bengkulu dengan kwalitas sangat bagus , belum potensi Pariwisata serta potensi lain yang bisa dikembangkan,  jadi sudah sepantasnya dengan slogan Bengkulu Poros Maritim  Indonesia  kita sambut gembira dan saling bahu membahu baik masyarakat dan pemerintah di lingkunan Propinsi sampai ke Desa untuk bersinergi bersatu untuk mewujudkan Bengkulu Sebagai Poros Maritim Indonesia terwujud bukan hanya slogan sesaat .
                                           Photo Penulis blog : www.rasito.com

Penulis Rasito S.Ikom , Alumni SPP-SUPM Negeri Tegal  Thn 1985 Jurusan Ahli Mesin Kapal Perkanan Laut Republik Indonesia TK II  mengabdi di Prop Bengkulu 31 Tahun